Kencing Manis: Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasinya

ilustrasi keluarga dengan makan low sugar

Kencing manis adalah salah satu penyakit yang paling banyak dialami masyarakat Indonesia, namun masih banyak kesalahpahaman tentang penyebab, gejala, sampai cara mengatasinya. Data International Diabetes Federation (IDF) menunjukkan bahwa 1 dari 10 orang dewasa di Indonesia mengalami diabetes, dan Indonesia kini menempati peringkat ke-5 jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia.

Daftar Isi

Kencing Manis Adalah Apa?

Kencing manis adalah penyakit yang terjadi ketika kadar gula darah meningkat melebihi batas normal, sehingga tubuh tidak mampu menggunakan glukosa sebagai energi secara optimal. Secara medis, kencing manis dikenal sebagai diabetes melitus.

Baca Juga  Gejala Kencing Manis yang Sering Diabaikan, Ini Tandanya

Istilah kencing manis muncul karena dulu dokter menemukan bahwa urine penderita mengandung gula yang cukup tinggi. Jadi pertanyaannya: apakah kencing penderita benar-benar terasa manis?
Tidak—bukan berarti rasa urinenya manis, tetapi urin mengandung glukosa akibat gula darah tinggi.

Apakah kencing manis sama dengan diabetes?

✔ Ya, kencing manis = diabetes melitus.
✔ Kedua istilah merujuk pada penyakit yang sama.

Kencing manis dan gula darah apakah sama?

Tidak sama.

  • Gula darah adalah kadar glukosa dalam darah.

  • Kencing manis adalah penyakit ketika gula darah meningkat kronis.

 

  • Kencing manis = diabetes melitus

  • Disebabkan kadar gula darah tinggi

  • Tidak membuat rasa urine jadi manis, hanya mengandung gula

  • Istilahnya berbeda, tapi penyakitnya sama

Kencing Manis Disebabkan Oleh Apa?

Kencing manis disebabkan oleh gangguan pada insulin, yaitu hormon yang bertugas memasukkan gula ke dalam sel tubuh.

Berikut penyebab kencing manis yang paling umum:

1. Resistensi insulin

Tubuh menghasilkan insulin, tetapi sel tubuh tidak merespons, sehingga gula tetap menumpuk di darah.

2. Kekurangan produksi insulin

Pankreas tidak mampu membuat insulin yang cukup.

3. Pola makan tinggi gula & tepung

Makanan cepat saji, minuman manis, dan karbohidrat berlebih adalah pemicu utama.

4. Obesitas

Lemak berlebih mengganggu kerja insulin.

5. Faktor genetik

Jika orang tua mengidap diabetes, risiko anak meningkat 2–3 kali lipat.

6. Kurang aktivitas

Tubuh tidak membakar gula, sehingga kadarnya meningkat.

Catatan: kencing manis tidak menular, tidak bisa berpindah dari satu orang ke orang lain.

Highlight 

  • Penyebab terbesar: resistensi insulin + pola makan tinggi gula

  • Tidak menular

  • Gaya hidup sangat berpengaruh

ilustrasi gambar tubuh manusia

Ciri-Ciri Kencing Manis: Seperti Apa Gejalanya?

Banyak orang tidak sadar bahwa dirinya sudah mengalami kencing manis. Faktanya, 80% penderita diabetes tidak menyadarinya hingga terjadi komplikasi.

Berikut ciri-ciri kencing manis yang paling umum:

1. Sering haus (polidipsia)

Tubuh kehilangan banyak cairan karena sering buang air kecil.

2. Sering buang air kecil (poliuiria)

Ginjal berusaha membuang kelebihan gula melalui urine.

3. Sering lapar

Sel kekurangan energi meski gula darah tinggi.

4. Berat badan turun tanpa sebab

Karena tubuh memecah lemak & otot untuk dijadikan energi.

5. Luka sulit sembuh

Inilah tanda kencing manis yang paling dikenali.

6. Mudah lelah

Glukosa tidak masuk ke sel sebagai energi.

7. Penglihatan kabur

Akibat gula memengaruhi cairan pada lensa mata.

Kencing Manis Warna Apa?

Urine penderita kencing manis biasanya:

  • berwarna kuning pekat atau keruh,

  • lebih banyak volumenya,

  • dan memiliki aroma lebih manis/berbeda.

Baca Juga  Daun Salam untuk Diabetes: Khasiat, Aturan Minum, dan Pencegahannya

Ini karena kadar gula yang ikut keluar bersama urine.

Highlight

  • Gejala paling khas: sering haus + sering pipis + luka sulit sembuh

  • Urine biasanya pekat & beraroma manis

  • Berat badan turun tanpa sebab adalah alarm penting

ilustrasi warna urin gelaja diabetes atau kencing manis

Perbedaan Kencing Manis Kering dan Kencing Manis Basah

Istilah ini merujuk pada kondisi luka penderita diabetes.

Kencing Manis Kering

  • Luka tidak basah

  • Tidak bernanah

  • Biasanya hanya berupa kulit pecah atau luka kecil

  • Tidak terjadi infeksi

Kencing Manis Basah

  • Luka tampak basah, bernanah, atau menghitam

  • Sering muncul di kaki

  • Terjadi infeksi bakteri

  • Bisa berkembang menjadi luka diabetik yang parah

  • Berisiko amputasi bila tidak ditangani cepat

Penyebab luka diabetik: aliran darah buruk + saraf rusak + gula darah tinggi.

Luka basah lebih berbahaya daripada luka kering. Luka basah dapat menyebabkan infeksi serius hingga amputasi

Apakah Kencing Manis Bisa Sembuh?

Pertanyaan ini paling sering muncul.

Jawaban paling realistis:

Kencing manis tidak bisa sembuh total, tetapi bisa dikendalikan.

Banyak penderita tetap hidup normal selama kadar gula stabil.

Yang perlu dilakukan penderita:

  1. Mengatur makan

  2. Beraktivitas fisik

  3. Minum obat sesuai anjuran

  4. Kontrol rutin

  5. Menjalani gaya hidup sehat

Tidak bisa sembuh total, tapi bisa dikontrol seumur hidup. Jika dikelola dengan benar, kualitas hidup tetap normal

Kencing Manis Obatnya Apa? (Medis + Herbal)

Obat Medis yang Umum Diberikan

  • Metformin → membantu menurunkan gula darah

  • Insulin → diberikan pada kondisi tertentu

  • Obat penurun gula lainnya (sesuai resep dokter)

Obat Herbal Dari Naturafit yang Relevan: Betacare

Betacare secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan gejala kencing manis, terutama:

  • menurunkan kadar gula darah,

  • meningkatkan sensitivitas insulin,

  • membantu mengurangi gejala diabetes.

Kandungan utama Betacare:

  • Daun sendok → membantu memperbaiki sel pankreas

  • Ceplukan → memengaruhi sel β insulin

  • Daun salam → menurunkan glukosa darah

  • Sambiloto → antidiabetik alami

Cara minum: sesuai aturan pemakaian pada kemasan.

Pantangan Makanan Penderita Kencing Manis

  • Minuman manis

  • Tepung-tepungan (roti, mie, kue)

  • Gorengan

  • Nasi putih dalam porsi besar

  • Buah tinggi gula (durian, mangga matang)

Makanan yang Disarankan

  • Sayur hijau

  • Protein (tahu, tempe, ikan)

  • Beras merah

  • Oat

  • Buah rendah gula (apel, alpukat)

Betacare membantu meringankan gejala kencing manis secara herbal. Kunci pengobatan: obat + pola makan + disiplin

Gaya Hidup & Pola Makan

Untuk menjaga gula darah tetap stabil, lakukan:

1. Aturan ½ – ¼ – ¼

  • ½ piring sayur

  • ¼ protein

  • ¼ karbohidrat kompleks

2. Aktivitas Fisik

  • Jalan kaki 30 menit per hari

  • Senam/lari ringan

  • Yoga

  • Bersepeda

Baca Juga  Sambiloto untuk Gula Darah Tinggi: Manfaat, Cara Kerja, dan Keamanannya

3. Manajemen Stres

Karena stres meningkatkan hormon yang menaikkan gula.

4. Tidur yang cukup

Kurang tidur → gula darah naik.

70% keberhasilan pengendalian diabetes ditentukan gaya hidup. Olahraga + makan sehat = kombinasi terbaik

Kesimpulan

Kencing manis adalah penyakit kronis yang terjadi akibat meningkatnya gula darah. Penyakit ini tidak menular, namun bisa menimbulkan komplikasi serius bila tidak dikelola dengan baik.
Kabar baiknya, kencing manis bisa dikontrol dengan pola makan sehat, olahraga, obat medis, dan dukungan herbal seperti Betacare untuk meringankan gejala.

Semakin cepat kencing manis dikenali, semakin mudah dikendalikan.

Penelitian Ilmiah Pendukung Klaim

1. Tinjauan Diabetes Melitus: Etiologi, Patofisiologi, Gejala, Penyebab, Pemeriksaan, Pengobatan dan Pencegahan

Riset ini merangkum faktor penyebab diabetes termasuk resistensi insulin, kekurangan produksi insulin, gejala khas seperti sering haus dan sering buang air kecil, serta metode pemeriksaan dan pencegahan. Ini sangat bersesuaian dengan pembahasan artikel tentang penyebab, ciri-ciri, serta cara mengatasi diabetes. Link

2. Riset Manajemen Diabetes Mellitus dan Komplikasinya: Tinjauan Literatur

Artikel ini menegaskan pentingnya pengelolaan komprehensif terhadap diabetes untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas komplikasi seperti neuropati dan gangguan vaskular, sejalan dengan pembahasan dalam artikel tentang pengendalian penyakit. Link

3. Tinjauan Diabetes Melitus Tipe 2: Determinan, Patofisiologi, Diagnostik, Manajemen, dan Komplikasi

Riset ini memberi gambaran ilmiah tentang penyebab utama diabetes tipe 2 (insulin resistance dan disfungsi sel β), serta hubungan antara gaya hidup dan komplikasi, menguatkan poin-poin artikel tentang penyebab dan pengelolaan diabetes. Link

4. Tinjauan Kritis Penyakit Diabetes Melitus Tipe 1 dan Tipe 2 (Internasional)

Review ilmiah internasional ini menjelaskan epidemiologi, perbedaan antara tipe diabetes, serta pentingnya modifikasi gaya hidup dan pengobatan medis. Ini relevan dengan artikel yang Anda berikan karena memperkuat pemahaman tentang tipe-tipe penyakit dan pendekatan pengelolaan. Link

5. Diabetes Mellitus: Klasifikasi, Mediator, dan Peran Inflamasi (Internasional)

Artikel internasional ini mendalam membahas klasifikasi diabetes termasuk T1 dan T2, mekanisme patofisiologi, serta hubungan obesitas dan stres oksidatif dengan diabetes, mendukung poin-poin penyebab dan patogenesis dalam artikel Anda. Link

6. Faktor Risiko Diabetes Mellitus Tipe-II pada Remaja (Indonesia)

Penelitian lokal ini menunjukkan faktor risiko diabetes tipe 2 termasuk usia, keluarga, dan obesitas, mendukung bagian artikel Anda mengenai penyebab diabetes dan pentingnya pengendalian gaya hidup. Link

7. Gambaran Tanda Gejala Diabetes Mellitus Tipe 2 Sebelum dan Sesudah Terapi Air Putih (Indonesia)

Studi kasus ini menunjukkan perubahan signifikan pada gejala diabetes tipe 2 setelah terapi air putih, relevan dengan pembahasan artikel tentang gejala dan potensi gaya hidup/pengobatan tambahan untuk mengendalikan diabetes. Link

8. Review Tanda Gejala, Diagnosis, dan Penatalaksanaan Diabetes (Internasional)

Menjelaskan gejala khas seperti sering haus, sering buang air kecil, dan kelelahan serta pentingnya diagnosis awal (mis. HbA1c, OGTT) untuk mencegah komplikasi, sejalan dengan ringkasan artikel Anda tentang ciri-ciri dan penanganan diabetes. Link

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan nasihat medis. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis profesional untuk penanganan masalah kesehatan Anda. Hasil setiap individu mungkin saja berbeda.

FAQ

Kencing manis adalah penyakit apa?

Penyakit akibat tingginya kadar gula darah, nama medisnya diabetes melitus.

Kencing manis apakah sama dengan diabetes?

Ya, keduanya penyakit yang sama.

Kencing manis disebabkan oleh apa?

Resistensi insulin, pola makan tinggi gula, obesitas, dan faktor genetik.

Apakah kencing manis menular?

Tidak.

Kencing manis seperti apa ciri-cirinya?

Sering haus, sering pipis, berat badan turun, dan luka sulit sembuh.

Apa bedanya kencing manis kering dan basah?

Kering → luka tidak bernanah. Basah → luka bernanah & berisiko infeksi.

Urine penderita kencing manis warna apa?

Biasanya kuning pekat/keruh karena mengandung gula.

Kencing manis obatnya apa?

Metformin, insulin, dan herbal Betacare.

Kencing manis apakah kencingnya manis?

Tidak terasa manis, hanya mengandung gula.

Kencing manis bisa sembuh total?

Tidak, tapi bisa dikontrol seumur hidup.

Kencing manis apakah sama dengan gula darah?

Tidak. Gula darah adalah angka; kencing manis adalah penyakit.

Siapa saja yang berisiko terkena kencing manis?

Orang obesitas, kurang olahraga, dan memiliki riwayat keluarga.

Infografis

infografis tentang kencing manis

Kencing manis adalah penyakit kronis yang terjadi akibat meningkatnya gula darah. Penyakit ini tidak menular, namun bisa menimbulkan komplikasi serius bila tidak dikelola dengan baik.
Kabar baiknya, kencing manis bisa dikontrol dengan pola makan sehat, olahraga, obat medis, dan dukungan herbal seperti Betacare untuk meringankan gejala.

👉 Jaga gula darah tetap stabil dengan Betacare!

Scroll to Top