Encok adalah istilah yang sering digunakan masyarakat Indonesia untuk menggambarkan nyeri sendi yang terasa ngilu, bengkak, dan kadang sulit digerakkan. Banyak orang menganggap encok sama dengan asam urat, padahal tidak selalu demikian. Sebagian besar kasus encok memang berkaitan dengan penumpukan asam urat, tetapi ada juga yang disebabkan oleh peradangan atau faktor usia.
Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 dari Kementerian Kesehatan RI, prevalensi penyakit sendi di Indonesia mencapai 7,3% populasi. Artinya, jutaan orang Indonesia mengalami gangguan sendi setiap tahunnya.
Secara global, World Health Organization (WHO) juga menyebutkan bahwa gout atau asam urat termasuk salah satu jenis radang sendi paling umum di dunia.
Artikel ini akan membahas secara lengkap:
Apa itu encok
Penyebab dan gejalanya
Cara mengobati encok secara alami dan medis
Pantangan makanan
Kapan harus ke dokter
Daftar Isi
ToggleApa Itu Encok dan Apakah Sama dengan Asam Urat?
Encok adalah istilah umum untuk nyeri sendi. Dalam istilah medis, encok sering berkaitan dengan asam urat (gout), yaitu kondisi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi dan membentuk kristal di sendi.
Namun perlu dipahami:
Tidak semua encok adalah asam urat
Tidak semua nyeri sendi berarti encok
Beberapa kondisi lain yang bisa menyerupai encok:
Rematik
Osteoarthritis (pengapuran sendi)
Cedera sendi
Encok akibat asam urat biasanya muncul tiba-tiba, terasa sangat nyeri, dan sering menyerang jempol kaki.
Encok sering dikaitkan dengan asam urat, tetapi diagnosis yang tepat tetap diperlukan agar penanganannya tidak salah.
Penyebab Encok dan Faktor Risikonya
Penyebab utama encok yang paling umum adalah penumpukan asam urat. Asam urat berasal dari pemecahan zat purin yang banyak terdapat dalam makanan tertentu.
Faktor risiko yang memicu encok:
Konsumsi makanan tinggi purin (jeroan, seafood, daging merah)
Minuman manis tinggi fruktosa
Kurang minum air putih
Obesitas
Riwayat keluarga
Gangguan fungsi ginjal
Saat kadar asam urat meningkat, kristal kecil terbentuk dan mengendap di sendi. Inilah yang menyebabkan rasa nyeri dan bengkak.
Pola makan dan gaya hidup memegang peran penting dalam muncul dan kambuhnya encok.
Gejala Encok yang Perlu Diwaspadai
Gejala encok biasanya muncul secara tiba-tiba, terutama di malam hari. Ciri-cirinya antara lain:
Nyeri sendi yang sangat tajam
Bengkak dan kemerahan
Sendi terasa panas
Sulit digerakkan
Nyeri bisa bertahan beberapa hari
Encok paling sering menyerang:
Jempol kaki
Pergelangan kaki
Lutut
Jari tangan
Jika tidak ditangani, serangan bisa terjadi berulang dan semakin parah.
Encok yang kambuh berulang dapat merusak sendi secara permanen jika tidak dikontrol.
Cara Mengobati Encok Secara Alami dan Medis
Pengobatan encok bertujuan untuk meredakan nyeri dan menurunkan kadar asam urat.
Penanganan awal di rumah:
Kompres dingin pada sendi
Istirahatkan sendi yang sakit
Perbanyak minum air putih (minimal 2 liter/hari)
Pengobatan medis:
Dokter biasanya memberikan obat antiinflamasi untuk meredakan nyeri serta obat penurun asam urat jika diperlukan.
Pendekatan herbal pendukung
Salah satu herbal yang dapat membantu meredakan nyeri akibat encok adalah Asmurathib dari Naturafit.
Asm urathib mengandung:
Meniran → membantu menurunkan kadar asam urat
Sambiloto → bersifat anti radang
Lada hitam → membantu mengurangi rasa nyeri
Kombinasi ini membantu mengurangi gejala encok akibat asam urat secara alami. Namun penggunaannya tetap perlu memperhatikan aturan dan konsultasi jika memiliki kondisi medis tertentu.
Penanganan encok harus mengatasi penyebabnya, bukan hanya menghilangkan rasa nyeri sementara.
Kandungan Asmurathib dan Manfaatnya untuk Encok
1. Sambiloto (Andrographis paniculata)
Kandungan aktif: Flavonoid & Lakton
Manfaat untuk encok:
Membantu meredakan peradangan pada sendi
Mengurangi pembengkakan akibat kristal asam urat
Melindungi sel tubuh dari radikal bebas
Sifat anti radang dari sambiloto membantu mengurangi rasa nyeri dan panas pada sendi saat encok kambuh.
2. Meniran (Phyllanthus niruri)
Kandungan aktif: Lignan & Alkaloid
Manfaat untuk encok:
Membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah
Membantu mengeluarkan asam urat melalui ginjal
Mendukung fungsi ginjal dalam proses pembuangan zat sisa
Meniran berperan penting karena encok sering dipicu oleh penumpukan asam urat yang tidak terbuang dengan baik.
3. Lada Hitam (Piper nigrum)
Kandungan aktif: Piperin
Manfaat untuk encok:
Membantu menurunkan sensitivitas terhadap rasa nyeri
Mendukung penyerapan kandungan herbal lain agar lebih optimal
Memberikan efek hangat yang membantu melancarkan sirkulasi darah
Lada hitam membantu mengurangi rasa ngilu dan pegal pada sendi.
4. Kepel (Stelechocarpus burahol)
Kandungan aktif: Flavonoid & Polifenol
Manfaat untuk encok:
Membantu mengurangi rasa sakit pada sendi
Mendukung pengurangan pembentukan asam urat
Membantu mengatasi rasa tidak nyaman akibat peradangan
Kepel mendukung efek anti nyeri dan anti inflamasi secara alami.
Manfaat Asmurathib untuk Encok
Secara keseluruhan, kombinasi herbal dalam Asmurathib bekerja dengan cara:
Membantu menurunkan kadar asam urat
Membantu meredakan nyeri sendi
Membantu mengurangi peradangan
Mendukung pembuangan asam urat melalui ginjal
Pendekatan ini membantu mengatasi penyebab sekaligus gejala encok akibat asam urat, bukan hanya meredakan nyeri sementara.
Pantangan Makanan untuk Penderita Encok
Mengatur pola makan adalah langkah penting agar encok tidak sering kambuh.
Makanan yang sebaiknya dibatasi:
Jeroan (hati, usus, babat)
Seafood tertentu (udang, kerang, sarden)
Daging merah berlebihan
Minuman manis dan soda
Alkohol
Sebaliknya, perbanyak:
Air putih
Buah rendah purin
Sayuran hijau
Protein nabati
Perubahan pola makan adalah kunci utama mencegah serangan encok berulang.
Kapan Encok Harus Diperiksakan ke Dokter?
Segera periksa ke dokter jika:
Nyeri sangat hebat dan tidak tertahankan
Disertai demam
Sendi tidak bisa digerakkan sama sekali
Serangan terjadi berulang dalam waktu dekat
Pemeriksaan darah diperlukan untuk mengetahui kadar asam urat dan memastikan diagnosis.
Penanganan dini mencegah komplikasi dan kerusakan sendi jangka panjang.
Siapa Saja yang Bisa Terkena Encok?
1. Pria Dewasa (Usia 30–50 Tahun)
Pria lebih sering terkena encok dibanding wanita. Hal ini karena pria cenderung memiliki kadar asam urat lebih tinggi sejak usia produktif.
Pada pria, kadar asam urat di atas 7 mg/dL sudah termasuk tinggi dan berisiko memicu serangan nyeri sendi.
2. Wanita Setelah Menopause
Sebelum menopause, hormon estrogen membantu membuang asam urat melalui ginjal. Setelah menopause, kadar estrogen menurun sehingga risiko encok meningkat.
Itulah sebabnya banyak wanita mulai mengalami encok setelah usia 50 tahun ke atas.
3. Lansia
Semakin bertambah usia, fungsi ginjal dalam membuang asam urat bisa menurun. Akibatnya, asam urat lebih mudah menumpuk di sendi.
4. Orang dengan Pola Makan Tinggi Purin
Orang yang sering mengonsumsi:
Jeroan
Daging merah
Seafood tertentu
Minuman manis tinggi fruktosa
Alkohol
lebih berisiko mengalami encok karena makanan tersebut dapat meningkatkan kadar asam urat.
5. Penderita Obesitas atau Berat Badan Berlebih
Berat badan berlebih membuat tubuh memproduksi lebih banyak asam urat dan memperlambat pembuangannya melalui ginjal.
6. Orang dengan Riwayat Keluarga Asam Urat
Faktor genetik juga berperan. Jika orang tua atau saudara kandung memiliki asam urat tinggi, risiko Anda lebih besar.
7. Penderita Penyakit Tertentu
Encok lebih sering terjadi pada orang dengan:
Tekanan darah tinggi
Diabetes
Gangguan ginjal
Sindrom metabolik
Kesimpulan
Encok adalah istilah umum untuk nyeri sendi yang sering berkaitan dengan asam urat. Penyebab utamanya adalah penumpukan kristal asam urat akibat pola makan dan metabolisme tubuh.
Dengan pengaturan pola makan, gaya hidup sehat, serta dukungan pengobatan medis dan herbal yang tepat seperti Asmurathib, gejala encok dapat dikontrol dengan baik.
Yang terpenting, jangan abaikan gejala yang berulang agar tidak terjadi kerusakan sendi permanen.
Penelitian Ilmiah Pendukung Klaim
1. Karakteristik Lansia Penderita Asam Urat di Desa Pageraji (Indonesia)
Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar lansia dengan asam urat memiliki kadar asam urat tinggi yang dapat menyebabkan nyeri sendi dan ketidaknyamanan dalam aktivitas sehari-hari. Link
2. Implementasi Latihan Ergonomis untuk Menurunkan Kadar Asam Urat pada Pasien Gout Arthritis
Latihan ergonomis dapat menjadi intervensi tambahan yang membantu mengurangi kadar asam urat, yang berkontribusi pada pengurangan gejala encok yang berulang. Link
3. Pendampingan Pencegahan Gout Arthritis di Aceh Singkil
Faktor risiko seperti obesitas, usia, kurang aktivitas fisik, dan asupan makanan tinggi purin berkorelasi signifikan dengan kejadian gout arthritis, sehingga sangat relevan untuk strategi pencegahan encok. Link
4. Pengaruh Terapi Stretching terhadap Nyeri Sendi Penderita Gout Arthritis
Terapi stretching terbukti berpengaruh dalam mengurangi nyeri sendi pada pasien gout, yang semakin mendukung pentingnya terapi fisik selain pengobatan. Link
5. Korelasi Usia dengan Kadar Asam Urat pada Wanita di Desa Sasak Panjang
Kadar asam urat cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, menjelaskan mengapa orang dewasa dan lansia lebih rentan mengalami encok/asam urat yang kambuh. Link
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan nasihat medis. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis profesional untuk penanganan masalah kesehatan Anda. Hasil setiap individu mungkin saja berbeda.
FAQ
Apakah encok sama dengan asam urat?
Tidak selalu, tetapi sebagian besar kasus encok berkaitan dengan asam urat.
Kenapa encok sering kambuh malam hari?
Karena suhu tubuh menurun dan kristal asam urat lebih mudah mengendap.
Apakah encok bisa sembuh total?
Bisa dikontrol dengan pengobatan dan pola hidup sehat.
Berapa kadar asam urat normal?
Pria: <7 mg/dL, wanita: <6 mg/dL.
Apakah minum kopi menyebabkan encok?
Tidak langsung, tetapi konsumsi berlebihan bisa memengaruhi metabolisme.
Apakah encok hanya menyerang orang tua?
Tidak. Usia muda juga bisa terkena jika pola makan buruk.
Apakah olahraga aman untuk penderita encok?
Aman, tetapi hindari saat serangan sedang aktif.
Apakah air hangat membantu encok?
Kompres dingin lebih disarankan saat nyeri akut.
Apakah encok berbahaya?
Jika tidak dikontrol, bisa merusak sendi.
Apakah herbal bisa menggantikan obat dokter?
Herbal bersifat pendukung dan sebaiknya tetap dikonsultasikan.
INFOGRAFIS
Encok adalah istilah umum untuk nyeri sendi yang sering berkaitan dengan asam urat. Penyebab utamanya adalah penumpukan kristal asam urat akibat pola makan dan metabolisme tubuh.
Dengan pengaturan pola makan, gaya hidup sehat, serta dukungan pengobatan medis dan herbal yang tepat seperti Asmurathib, gejala encok dapat dikontrol dengan baik.
Yang terpenting, jangan abaikan gejala yang berulang agar tidak terjadi kerusakan sendi permanen.




