Memperbanyak ASI menjadi kekhawatiran banyak ibu, terutama setelah melahirkan, operasi caesar, atau menggunakan KB suntik. Tidak sedikit ibu merasa ASI yang keluar hanya sedikit, bahkan menurun seiring waktu. Padahal, ASI adalah sumber nutrisi utama bayi yang tidak tergantikan.
Kabar baiknya, produksi ASI bisa ditingkatkan secara alami jika ibu memahami penyebabnya dan melakukan langkah yang tepat. Artikel ini membahas cara memperbanyak ASI, mulai dari metode alami, kondisi khusus seperti setelah caesar atau KB suntik, hingga dukungan herbal yang aman untuk ibu menyusui.
Daftar Isi
ToggleKenapa Produksi ASI Bisa Sedikit?
Produksi ASI tidak hanya bergantung pada makanan, tetapi juga dipengaruhi oleh hormon, kondisi fisik, dan emosi ibu.
Beberapa penyebab umum ASI sedikit:
Perubahan hormon setelah melahirkan
Stres dan kelelahan
Proses persalinan dengan operasi caesar
Penggunaan KB hormonal
Frekuensi menyusui yang jarang
Menurut World Health Organization (WHO), hanya sekitar 44% bayi di dunia yang mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Salah satu penyebab utamanya adalah produksi ASI yang dirasa tidak cukup oleh ibu
ASI sedikit bukan tanda tubuh “tidak mampu”, tetapi sinyal bahwa tubuh perlu dukungan yang tepat.
Cara Memperbanyak ASI Secara Alami
Cara alami adalah fondasi utama dalam meningkatkan produksi ASI.
Beberapa langkah penting yang bisa dilakukan ibu:
Menyusui lebih sering, karena ASI bekerja dengan prinsip supply and demand
Minum air putih cukup, minimal 2–3 liter per hari
Makan bergizi seimbang, terutama protein dan sayuran hijau
Istirahat cukup, meski tidak selalu mudah
Mengelola stres, karena hormon stres bisa menekan hormon ASI
Langkah sederhana namun konsisten jauh lebih efektif dibanding cara instan.
Konsistensi kebiasaan harian lebih berpengaruh daripada satu jenis makanan saja.
Cara Memperbanyak ASI Setelah Melahirkan dan Operasi Caesar
Ibu yang melahirkan secara caesar sering mengalami ASI yang lebih lambat keluar. Hal ini wajar karena tubuh butuh waktu lebih lama untuk menyeimbangkan hormon.
Beberapa cara yang bisa dilakukan:
Mulai menyusui sesegera mungkin setelah kondisi memungkinkan
Lakukan kontak kulit dengan bayi
Pijat payudara secara lembut
Jangan menunda menyusui meski ASI belum banyak
Penelitian menunjukkan bahwa stres dan nyeri pasca operasi dapat menghambat refleks oksitosin, hormon yang membantu ASI keluar.
ASI pada ibu caesar bisa lancar jika tubuh diberi waktu dan dukungan yang cukup.
Memperbanyak ASI Setelah KB Suntik 1 Bulan dan 3 Bulan
KB suntik mengandung hormon yang pada sebagian ibu dapat memengaruhi produksi ASI. Efek ini bisa bersifat sementara.
Langkah yang bisa dilakukan:
Tingkatkan frekuensi menyusui atau pumping
Perbaiki pola makan dan istirahat
Hindari stres berlebihan
Beri waktu tubuh menyesuaikan diri
Data Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa respons tubuh terhadap KB hormonal berbeda pada setiap ibu.
ASI bisa kembali meningkat meski setelah KB, asalkan ibu sabar dan konsisten.
Cara Memperbanyak ASI yang Sudah Sedikit
ASI yang mulai menurun tidak berarti berhenti selamanya.
Tanda ASI menurun:
Payudara jarang terasa penuh
Bayi tampak kurang puas menyusu
Produksi ASI saat pumping berkurang
Solusi yang bisa dilakukan:
Menyusui lebih sering
Menghindari penggunaan dot sementara
Memperbaiki pola makan dan cairan
Mendukung tubuh dengan nutrisi tambahan alami
ASI yang menurun masih bisa dirangsang kembali dengan cara yang tepat.
Cara Memperbanyak ASI Menurut Islam
Dalam Islam, menyusui adalah amanah mulia. Ketenangan batin ibu sangat berpengaruh pada kelancaran ASI.
Beberapa anjuran yang sering dilakukan:
Meluruskan niat menyusui karena Allah
Membaca doa sebelum menyusui
Menjaga emosi dan pikiran positif
Al-Qur’an juga menganjurkan penyusuan hingga dua tahun sebagai bentuk kasih sayang ibu kepada anak.
Ketenangan hati membantu keseimbangan hormon ASI.
Cara Memperbanyak ASI Saat Anak Usia 1 Tahun
Meski anak sudah mulai makan, ASI tetap bermanfaat sebagai sumber imun dan nutrisi tambahan.
Tips menjaga ASI tetap lancar:
Tetap menyusui secara rutin
Jangan langsung menghentikan ASI
Jaga pola makan dan istirahat ibu
ASI pada usia ini mungkin tidak sebanyak awal, tetapi kualitasnya tetap baik.
ASI tetap berharga meski anak sudah besar.
Rekomendasi Herbal untuk Membantu Produksi ASI
Untuk ibu yang membutuhkan dukungan tambahan, herbal bisa menjadi pilihan pendamping, bukan pengganti.
Milkymor
Milkymor adalah suplemen herbal alami untuk ibu menyusui yang diformulasikan dengan:
Ikan Gabus (Channa striata) → mendukung produksi ASI berkualitas
Daun Kelor → membantu merangsang hormon ASI
Daun Katuk → dikenal secara tradisional untuk melancarkan ASI
Milkymor cocok untuk ibu menyusui yang:
ASI terasa kurang
Baru melahirkan
Ingin menjaga kualitas ASI
Herbal membantu tubuh bekerja alami, bukan memaksa produksi ASI.
Kesimpulan
Memperbanyak ASI bukan soal satu cara instan, tetapi kombinasi antara:
Pola menyusui yang tepat
Nutrisi seimbang
Kondisi emosi yang tenang
Dukungan herbal alami bila diperlukan
Setiap ibu punya kondisi berbeda, namun dengan pendekatan yang benar, ASI bisa tetap mencukupi kebutuhan bayi.
Ilmiah Pendukung Klaim
1.Determinan Produksi ASI pada Ibu Menyusui (Indonesia)
Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel seperti paritas ibu, proses persalinan, penggunaan kontrasepsi, frekuensi menyusui, perawatan payudara, dan status gizi ibu berhubungan signifikan dengan produksi ASI. Ini menegaskan bahwa faktor biologis, nutrisi, dan perilaku menyusui sangat memengaruhi jumlah ASI yang dihasilkan.. Link
2.Hubungan Pola Makan dengan Produksi ASI pada Ibu Menyusui (Indonesia)
Hasil penelitian ini menemukan hubungan yang kuat antara pola makan ibu menyusui yang adekuat dengan produksi ASI yang lebih baik. Ibu dengan pola makan cukup gizi cenderung memiliki produksi ASI yang lebih memadai dibanding yang tidak.. Link
3.Peningkatan Produksi ASI dengan Penyuluhan Pola Makan Seimbang dan Penurunan Stres (Indonesia)
Penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan gizi seimbang dan manajemen stres dapat membantu meningkatkan produksi ASI ibu menyusui, karena kedua faktor ini memengaruhi hormon yang mendorong laktasi.. Link
4.Metode Memperbanyak Produksi ASI dengan Teknik Marmet dan Breast Care pada Ibu Pasca Caesar (Indonesia)
Penelitian quasi-eksperimental ini menguji dua teknik perawatan payudara (Marmet dan Breast Care). Hasilnya menunjukkan bahwa teknik-teknik ini berpotensi merangsang produksi ASI pada ibu post-sectio caesarea dibanding kondisi tanpa perawatan intensif. Link
5.Peningkatan Produksi ASI melalui Pijat Oksitosin (Indonesia)
Kesimpulan Singkat: Studi eksperimental ini menyimpulkan bahwa pijat oksitosin secara signifikan meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum, dengan peningkatan jumlah ASI setelah beberapa kali intervensi dibanding sebelum dipijat. Link
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan nasihat medis. Selalu konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis profesional untuk penanganan masalah kesehatan Anda. Hasil setiap individu mungkin saja berbeda.
FAQ
1. Apakah ASI yang sedikit bisa diperbanyak kembali?
Ya, ASI yang sedikit masih bisa ditingkatkan. Produksi ASI bekerja berdasarkan prinsip supply and demand. Semakin sering payudara dikosongkan, semakin kuat sinyal tubuh untuk memproduksi ASI.
2. Berapa kali menyusui agar ASI bertambah?
Idealnya bayi disusui 8–12 kali dalam 24 jam, terutama di minggu awal. Menyusui malam hari juga penting karena hormon prolaktin lebih tinggi saat malam.
3. Apakah operasi caesar membuat ASI sulit keluar?
Tidak permanen. ASI pada ibu caesar memang bisa lebih lambat keluar karena efek obat dan nyeri pasca operasi, tetapi dengan kontak kulit, menyusui dini, dan relaksasi, ASI bisa tetap lancar.
4. Apakah KB suntik bisa menyebabkan ASI berkurang?
Pada sebagian ibu, KB suntik hormonal bisa memengaruhi produksi ASI, terutama di awal pemakaian. Namun, efek ini umumnya sementara dan ASI dapat meningkat kembali dengan stimulasi yang cukup.
5. Makanan apa yang membantu memperbanyak ASI?
Makanan pendukung ASI antara lain:
Sayuran hijau
Sumber protein hewani
Karbohidrat kompleks
Lemak sehat
Yang terpenting adalah cukup makan dan minum, bukan satu jenis makanan saja.
6. Apakah stres benar-benar memengaruhi ASI?
Ya. Stres dapat menghambat hormon oksitosin yang berperan dalam pengeluaran ASI. Itulah sebabnya ibu menyusui dianjurkan menjaga ketenangan pikiran dan emosi.
7. Berapa lama ASI bisa kembali lancar setelah menurun?
Waktu pemulihan berbeda pada setiap ibu. Umumnya, dengan stimulasi rutin dan pola hidup yang baik, ASI bisa mulai meningkat dalam beberapa hari hingga 1–2 minggu.
8. Apakah ASI tetap penting saat anak usia 1 tahun?
Sangat penting. ASI tetap mengandung antibodi dan nutrisi penting meski anak sudah makan. WHO bahkan menganjurkan menyusui hingga usia 2 tahun atau lebih.
9. Apakah herbal aman untuk membantu produksi ASI?
Herbal aman jika digunakan sebagai pendamping, bukan pengganti makanan atau menyusui. Pilih herbal yang diformulasikan khusus untuk ibu menyusui dan konsumsi sesuai aturan.
10. Kapan ibu menyusui perlu ke tenaga medis?
Segera konsultasi jika:
ASI tidak keluar sama sekali
Bayi tidak naik berat badan
Payudara terasa nyeri hebat atau demam
Tenaga kesehatan dapat membantu memastikan tidak ada masalah medis.
11. Apakah suplemen herbal bisa membantu ASI lebih lancar?
Bisa membantu sebagai dukungan tambahan, terutama jika dikombinasikan dengan pola menyusui yang benar. Contohnya, Milkymor yang mengandung bahan alami pendukung ASI dapat membantu menjaga kualitas dan kelancaran produksi ASI.
12. Apakah pumping bisa menggantikan menyusui langsung?
Pumping membantu merangsang ASI, tetapi menyusui langsung tetap lebih optimal karena stimulasi dari hisapan bayi lebih efektif memicu hormon ASI.
infografis
Memperbanyak ASI bukan soal satu cara instan, tetapi kombinasi antara:
Pola menyusui yang tepat
Nutrisi seimbang
Kondisi emosi yang tenang
Dukungan herbal alami bila diperlukan
Setiap ibu punya kondisi berbeda, namun dengan pendekatan yang benar, ASI bisa tetap mencukupi kebutuhan bayi.


